Jumat, 28 April 2017

ngantor

dulu saya pernah bermimpi menjadi orang kantoran, meskipun tak benarbenar ingin. saya hanya ingin sebatas merasakan bagaiman rasanya ngantor itu. para orang kantoran berpakaian rapi dan harum, berangkat pagi-pagi, mengerjakan pekerjaan, dan pulang tepat waktu. sepertinya pekerjaan yan gmudah dan menyenangkan.

ya kira-kira itu juga yang saya kerjakan hari ini yakni menjadi orang kantoran. saya ngantor di YPM Salman ITB sebagai kepala biro Humas. Pekerjaan ini saya isi karena dorongan dari ibu untuk segera bekerja pasca lulus kuliah. insyaallah karena baktinya saya kepada orang tua kahirnya saya ikuti dorongan orang tua untuk bekerja. sejujurnya saat berproses mengurusi berkas lamaran kerja, saya masih ingin menjadi seorang pebisnis.

ngantor bukan menjadi sebuah penyesalan bagi saya. ngantor menjadi sebuah pembelajraan berharga. saya merasakan bagaimana rasaya menjadi karyawan, mengerjakan urusan perusahaan orang lain, digaji, dan seterusnya. insyaallah saya menjadikan ngantor ini sebagai bahan pembelajaran yang sangat berharga bagi saya untuk masa depan saya.

ngantor, apa itu ngantor?
ngantor dapat diartikan sebagai mengerjakan pekerjaan di sebuah ruangan. bukan sebuah definisi yang rumit. he, lagipula saya sednag tak ingin bicara rumit-rumit (begitu juga tulisan ini ngacablak kamana-kamana).

pada malam ini saya ingin mengajak kepada diri saya sendiri dan pembaca sekalian agar kita semua "ngantor". hanya saja model ngantornya ini berbeda dengan ngantor yang biasanya. ngantor yang saya maksud adalah dimanapun kita berada kita musti tetap bekerja dan produktif menghasilkan karya. demikianlah.

suatu waktu saya melihat video ceramah dari Bang Imad yang pengisi Kajian Tauhid di ITB yang fenomenal itu. Dari tontonan itu saya merasa takjub karena video yang direkam puluhan tahun yang lalu masih dapat disimak hingga saat ini. saya bilang ke diri saya sendiri bahwa karya dapat menjadi abadi, melebihi jatah umur manusia itu sendiri. maka mengapa kita tidak mengoptimalkan potensi untuk menghasilkan karya dan berkontribusi dalam kebaikan?

hayu ah kita ngantor, dimanapun dan kapanpun kita bisa ngantor. kata iklan, ngantor itu ga perlu di kantor. ngantor bisa dimana saja bahkan saat sedang liburan sekalipun. seorang (calon) teman begitu aktif dalam menulis sehingga tulisannya berjumlah ratusan dan telah membuat lima buah buku. begitu WOW sekali bagi saya.

sekian dulu ngantornya.. :D 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar