Sabtu, 19 Desember 2015

Puisi : Saat Hujan, Kuminta Kau Jangan Pergi


Hujan sore…
Seperti kemarin-lusa saat kau duduk di sampingku
Merintikkan tetes-tetesmu
Pada keras kepalaku.

O hari ini jantungku berdegup,
Duduk dalam ancaman
Berdiri dengan sangkaan
Berlari demi kelulusan
Terakhir, aku hampir menyuruhmu pergi

Jangan, sungguh aku hanya takut
Bagaimana menjadi mercusuar padahal aku dalam malam?
Tahukah engkau?

Aku mencoba tegar walau tersayat,
Memimpikan dia dengan yang lain
dan tak aku tak pernah membuatnya tertawa lepas
dalam pangkuanku

cintaku masih berbatas,
belum berpalung dan menjadi samudera
belum menggunung dan menjadi sahara
cintaku masih berbatas sakit

hujan, temani aku hingga habis sakitku
alirkan pada hati yang lapang memaafkan dan cinta yang tak berbatas

untukmu,
tolong jangan oergi
bahwa aku masih terus berusaha
jadi sosok ksatria cerdas, tangkas, dan berbudi luhur
sampai batas waktuku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar