(1)Matahari hinggap di jidat
Membakar
pepasir gurun siang ini
Bagai
cerminan diriku hari kemarin
Gersang bak
preman
|
(2)Langkah
masih selangkah
Padahal air
dan padang rumpat masih jauh
Melangkahi
ratusan gunung-gunung gurun
Oasis bak
harapan
|
(3)Jubah
pangeranku telah dulu lusuh
Kubagikan
dengan nafsu-nafsuku itu
Kudapat
sejumput malu pada diriku
Badan bak tak
bertuan
|
(4)Ya Hudan,
raja diraja gurun pasir
Diri-Mu
padaku tanpa hijab
Aku
terjerembab
Ingin meneguk
segelas air telaga Surga-Mu
|
Sabtu, 19 Desember 2015
Puisi : Syair Gurun Pasir
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar