12 Oktober 2012
Aku terhenti dibatas senyap
Sudah lelah aku terdiam dalam dahaga
Kini Tepat dibawah siraman panas mentari muda
Mataku telah busuk karena terlalu lama disimpan dalam kelopaknya
Saatnya, ku bersihkan dengan kerikil angin dan tajamnya peluru pembelaan
di medan palestina!
Perih
Sangat perih
mengguyurlah air mataku membasahi setiap pori pakaian kemaksiatanku
Aaaah, sialan aku! Kenapa aku seperti itu.
Mati kau!
Ini balas dendamku atas semua kesalahanku
Aaaaa, mati aku!
Dengan merah darah di bajuku, setidaknya bukan warna hitam legam kemaksiatan.
Aaaaaaaaa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar