Karena gaya-gayaan insomnia semalam, saya tidur pukul 02.16 WIB. Saya menjadwalkan diri untuk bangun pukul 04.00 WIB untuk pemantapan persiapan orientasi. Namun saya keceletot, saya malah bangun pukul 05.30 WIB. Tentu saya kaget setengah mati, jadwal kegiatan orientasi yang dimulai pukul 06.15 WIB akan membuat saya kesiangan untuk datang orientasi dengan keadaan saya bangun sesiang ini. Jangan sampai saya gagal dilangkah pertama. Jangan sampai saya kesiangan dihari pertama orientasi.
Secepat kilat, saya bergegas bersiap dan akhirnya siaplah saya untuk berangkat ke kampus. Pukul 06.00 WIB saya memutar gerigi motor dengan tarikan penuh dituasnya. Hembusan anginpun menerpa wajah dan tubuh ini. ‘Apakah cukup waktunya?’ Saya semakin was-was karena waktu yang diperlukan untuk sampai ke kampus sekitar 10 menit dari kontrakkan saya. Belum lagi, peraturan orientasi menetapkan peserta orientasi tidak boleh membawa kendaraan ke dalam kampus. Hal membuat saya harus menyimpan kendaraan saya disuatu tempat. Tentu, itupun membutuhkan waktu dalam prosesnya. ‘Apakah cukup waktunya?’
Namun dengan rahmat Allah SWT yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur serta kemurahan hati panitia, membuat saya bisa masuk kampus tanpa hambatan yang berarti. Sedikit tenang hati ini. namun perjalanan belum usai, masih ada jarak yang harus ditempuh oleh peserta(saya) dari gerbang masuk ke tempat berkumpulnya peserta. Hanya Allahlah yang bisa menolong. Benar saja, saya tak dimasukan kedalam golongan orang-orang yang terlambat. ‘alhamdulillah.. hal ini tidak boleh terulang diesok hari dan seterusnya.’ Saya bertekad.
Setelah rapi, kami digiring ke Gymnasium untuk mengikuti acara pembukaan kegiatan orientasi kampus. Pukul 06.30 WIB acara pembukaan orientasi dimulai secara sah oleh ucapan basmalah seluruh hadirin yang dikomando oleh rektor kampus. Berbagai sajian tersaji mantap diacara pembukaan ini, dari mulai orkestra hingga tarian daerah yang menggugah. Diacara pembukaan ini, ada beberapa sambutan yang disampaikan, yakni sambutan dari presiden BEM REMA UPI, sambutan Majelis Wali Mahasiswa, dan sambutan dari Rektor kampus. Ada juga ceramah ilmiah yang dibawakan oleh Gubernur Jawa Barat, pak Ahmad Heryawan Lc.
Dalam ceramah ilmiahnya, Kang Aher (sapaan akrab Ahmad Heryawan) menyampaikan bahwa pemuda harus menjadi generasi terdidik dan mendidik, iron stock-ketersediaan ketahanan dimasa depan-, dan agent of change(agen perubahan). Dengan gaya yang santai namun berisi, membuat ceramah ilmiahnya diperhatikan dengan khidmat. Beliau juga memaparkan pentingnya memangku kekuasaan, dengannya kita dapat membuat kebijakan yang pro pada rakyat. Sebagai contohnya adalah pada saat beliau belum menjabat, fokus pembangunan terhadap bangunan sekolah hanyalah 600 ruang pertahun, namun dimasa jabatan kanga her, perhatian terhadap dunia pendidikan yang tinggi dibuktikan dengan dibangunnya ruangan kelas sebanyak 6000 ruang pertahun. Luar biasa….
Mengakhiri ceramah ilmiahnya, kang aher sempat membagikan door prize kepada mahasiswa baru. Diantaranya adalah 4 buah sepeda gunung dan sebuah handphone/tab Samsung galaxy. Tentu, hal ini menjadikan para mahasiswa baru lebih bersemangat. Beliau membagikan doorprize tersebut dengan melontarkan pertanyan yang harus dijawab oleh mahasiswa baru. diantara pertanyaanya adalah, ‘sebutkan alamat lengkap kampus UPI bandung!’, berapa jumlah kabupaten dan kota di provinsi Jawa Barat’, dan ‘apa visi Jawa Barat!’. Ringan, namun banyak orang yang tidak mengetahui.
Acara pembukaan orientasi diakhiri dengan pengenalan ORMAWA(organisasi mahasiswa), antara lain MPM(Majelis Permusyawaratn Mahasiswa), DPM(Dewa Perwakilan Mahasiswa), dan BEM REMA UPI(Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa) UPI.
Itulah orientasi hari pertama di kampus UPI Bandung. Masih ada 3 hari lagi untuk orientasi dikampus. Pastinya akan ada dinamisasi kegiatan orientasi. See you..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar